Revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong: Inisiatif Dampak Perkotaan, Ekonomi, dan Sosial yang Berkelanjutan
Pasar Bunga Rawa Belong merupakan aset strategis Jakarta dan Asia Tenggara sebagai pasar bunga terbesar di kawasan ini. Selain berfungsi sebagai pusat perdagangan florikultura, Rawa Belong memiliki nilai sosial, budaya, dan historis yang tinggi sebagai ruang hidup ribuan pedagang dan bagian dari identitas kota Jakarta. Namun, perubahan pola konsumsi, percepatan digitalisasi, serta keterbatasan tata kelola pasar telah menyebabkan penurunan daya saing dan visibilitas Rawa Belong. Kondisi ini menuntut intervensi terintegrasi yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga digital, sosial, dan kelembagaan.
Sebagai respons, BINUS University menginisiasi Rawa Belong Online (RaBelO) pada tahun 2023 sebagai program pemberdayaan berkelanjutan yang sejalan dengan agenda transformasi digital nasional, penguatan UMKM, dan pembangunan kota berkelanjutan. RaBelO dikembangkansebagai platform digital yang menghubungkan pedagang bunga dengan pasar yang lebih luas,sekaligus sebagai instrumen peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui sistem marketplace terintegrasi, literasi digital, serta pendampingan kewirausahaan, program ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan produktivitas, inklusi ekonomi, dan ketahanan usaha mikro.
Lebih jauh, RaBelO dirancang sebagai model kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan masyarakat. Program ini mendukung target pemerintah daerah dalam penguatan ekonomi kreatif, revitalisasi pasar rakyat, dan pengembangan pariwisata berbasisbudaya. Bagi mitra CSR dan sponsor, RaBelO menyediakan platform implementasi program yangterukur, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada komunitas akar rumput, sekaligus selaras dengan prinsip ESG, SDGs, dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Sebagai katalis dampak, International Flower Festival 2026 akan menjadi panggung integratif yang mempertemukan transformasi ekonomi, pelestarian budaya, dan inovasi digital. Festival ini disinergikan dengan Festival Bunga Rawa Belong, peringatan HUT Jakarta ke-499 menuju Jakarta 5Abad, serta 45 tahun BINUS University. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah memperolehinstrumen penguatan city branding dan pariwisata, sementara sponsor dan mitra CSR memperoleh visibilitas positif melalui keterlibatan dalam agenda pembangunan kota danpemberdayaan UMKM. Ke depan, peluncuran RaBelO 2.0 akan memperluas fungsi platform menjadi
hub perdagangan
dan pembelajaran florikultura berbasis digital yang berorientasi ekspor. Dampak jangka panjang yang ditargetkan mencakup: peningkatan pendapatan pedagang, percepatan literasi digital generasi muda, penguatan ekosistem UMKM florikultura, serta penguatan citra Jakarta sebagai kota berkelanjutan dan inklusif. Dengan demikian, inisiatif ini menawarkan investment in impact—sebuah model kolaborasi strategis antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi untuk menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara simultan..
